Kriteria pemimpin yang ditetapkan Allah

Keluaran 18:17-24 (TB) Tetapi mertua Musa menjawabnya: “Tidak baik seperti yang kaulakukan itu.
Engkau akan menjadi sangat lelah, baik engkau baik bangsa yang beserta engkau ini; sebab pekerjaan ini terlalu berat bagimu, takkan sanggup engkau melakukannya seorang diri saja.
Jadi sekarang dengarkanlah perkataanku, aku akan memberi nasihat kepadamu dan Allah akan menyertai engkau. Adapun engkau, wakililah bangsa itu di hadapan Allah dan kauhadapkanlah perkara-perkara mereka kepada Allah.
Kemudian haruslah engkau mengajarkan kepada mereka ketetapan-ketetapan dan keputusan-keputusan, dan memberitahukan kepada mereka jalan yang harus dijalani, dan pekerjaan yang harus dilakukan.
Di samping itu kaucarilah dari seluruh bangsa itu orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap; tempatkanlah mereka di antara bangsa itu menjadi pemimpin seribu orang, pemimpin seratus orang, pemimpin lima puluh orang dan pemimpin sepuluh orang.
Dan sewaktu-waktu mereka harus mengadili di antara bangsa; maka segala perkara yang besar haruslah dihadapkan mereka kepadamu, tetapi segala perkara yang kecil diadili mereka sendiri; dengan demikian mereka meringankan pekerjaanmu, dan mereka bersama-sama dengan engkau turut menanggungnya.
Jika engkau berbuat demikian dan Allah memerintahkan hal itu kepadamu, maka engkau akan sanggup menahannya, dan seluruh bangsa ini akan pulang dengan puas senang ke tempatnya.”
Musa mendengarkan perkataan mertuanya itu dan dilakukannyalah segala yang dikatakannya.

๐Ÿ…ฐ Tidak mudah untuk mendengarkan nasihat dari orang lain, apalagi nabi sekelas Musa yang pernah mendapatkan didikan di istana Firaun dinasihati mertuanya yang seorang Imam di Midian. Midian adalah keturunan Abraham dari istrinya Ketura (Kej 25:2-3), dan Imam Yitro mertua Musa mengenal Allah Abraham. Bahkan Musa dalam didikan Mesir tidak mengenal sunat, dan hampir dibunuh Tuhan, untung istrinya Zipora segera menyunat anaknya (Kel 4:25).
Semua orang, termasuk mertuanya, bisa dipakai Allah untuk membantu Musa memanajemeni perkara bangsa Israel, dengan membuat ketetapan2 dan mendelegasikan penyelesaian perkara kepada pemimpin2 yang ditunjuk. Luar biasa hikmat Allah yang diberikan kepada Yitro. Yitro senantiasa menyebut “Allah menyertai” atau “Allah memerintahkan” sebagai ketergantunganya kepada hikmat Allah.

๐Ÿ…ฑ Kriteria pemimpin yang ditetapkan Allah (melalui Yitro) adalah (ay.21)
1. Cakap
2. Takut Allah
3. Dapat dipercaya
4. Benci suap
Cakap bekerja perlu, yang tiga lainnya sangat penting. Bila tidak, hancurlah sebuah organisasi. Luar biasa hikmat Allah.

๐ŸŽผ Selamat hari Selasa! tetap rendah hati dan siap sedia mendengar ๐Ÿ‘‚ nasihat Allah yang bisa saja disampaikan melalui orang disekeliling kita.๐Ÿ‘

๐ŸŽผ๐ŸŽถ๐ŸŽน๐ŸŽท๐ŸŽค
Jadikanku Rumah DoaMu

Ku bawa hidupku sโ€™karang
Ke tempat kudusMu Tuhan
di mezbahMu ku serahkan
seluruh hidupku

Penuhi hatiku sโ€™karang
Dengan urapan yang baru
Agar aku lebih lagi
Mendengar suaraMu

Reff:
Jadikan aku Tuhan
Rumah doaMu
Agar semua suku bangsa
Datang menyembahMu.
(2x)
๐ŸŽน๐ŸŽถ๐ŸŽน๐ŸŽถ๐ŸŽน๐ŸŽถ๐ŸŽน

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *